Jumat, 15 Januari 2010

Penyelewengan bantuan korban gempa? Adukan ke LBH Padang

Jakarta - LBH Padang meminta pemerintah, LSM, atau lembaga-lembaga lain menyalurkan bantuan bagi korban gempa bumi di Sumatera Barat secara merata, akuntabel, dan transparan. Direktur LBH Padang Alvon Kurnia Palma, Senin (12/10), mengatakan, meskipun sudah hampir dua minggu berbagai bantuan berdatangan dari wilayah Indonesia, tidak terkecuali dari luar negeri, namun masih banyak korban gempa yang menjerit tidak mendapatkan makanan, keperluan pribadi, obat-obatan serta tenda-tenda untuk berlindung, hanya karena masalah birokrasi."Lebih menyedihkan masih ada sebagian orang menjadikan suasana pascagempa sebagai wisata bencana," ujar Alvon.Menurut Alvon, apapun bentuk bantuan yang telah diberikan, masyarakat Sumatera Barat sangat berterima kasih pada pemerintah pusat, pemerintah daerah, LSM, ormas, partai dan donatur-donatur lainnya."Terlepas dari itu semua, kita berharap bantuan-bantuan tersebut sampai pada orang (korban) yang membutuhkan dengan merata, akuntabel dan transparan, bukan sebaliknya diselewengkan untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya," katanya.Alvon meminta seluruh komponen masyarakat memantau pendistribusian bantuan bencana dan jika ditemukan ada penyelewengan segera melaporkan pada aparat penegak hukum setempat."LBH Padang membuka posko pengaduan, jika masyarakat menemukan penyelewengan bantuan bencana dengan cara memberikan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan," katanya.(aka)
Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl

0 komentar: on "Penyelewengan bantuan korban gempa? Adukan ke LBH Padang"

Posting Komentar